Beranda / Berita / Umum

Ekstrakurikuler Boxing

19 Juni 2026
Ekstrakurikuler Boxing

Ekstra Boxing : Menempa Prestasi dari GOR Sederhana

Saat suasana sekolah mulai lengang setelah bel pulang berbunyi, aktivitas justru dimulai di GOR sisi kiri SMA Negeri 3 Probolinggo. Di bawah bangunan yang masih sederhana, suara pukulan ke samsak, langkah kaki yang lincah, dan hitungan pelatih berpadu menjadi irama latihan sore. Di tempat inilah para anggota Ekstrakurikuler Boxing berlatih meski tanpa ring, mengasah kemampuan, dan perlahan membangun mimpi untuk mengharumkan nama sekolah di berbagai kejuaraan.

Latihan Rutin, Awal dari Sebuah Prestasi

Senin dan Rabu sore menjadi waktu yang paling dinanti. Tepat pukul 15.30 WIB, para anggota Ekstrakurikuler Boxing mulai memenuhi GOR sekolah. Bersama Pelatih Susiasi dan Iskandar, mereka mengasah teknik dasar, footwork, kombinasi pukulan, latihan fisik, hingga simulasi pertandingan. Tidak ada gerakan yang langsung sempurna. Semua harus diulang, diperbaiki, lalu diulang kembali.

Latihan itu menjadi bekal sebelum mereka turun di berbagai kejuaraan. Surabaya, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, hingga Malang pernah menjadi tempat mereka menguji kemampuan. Tidak semua pertandingan berakhir dengan medali. Namun, dari setiap ring, mereka membawa pulang pengalaman baru, mengenal karakter lawan yang berbeda, sekaligus memahami bahwa setiap pertandingan adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih baik.

Jejak Prestasi : Dari Tanpa Ring Menuju Ring Juara

Tahun 2025 menjadi awal lahirnya prestasi Boxing SMAN 3 Probolinggo. Garis DY, yang saat itu mengikuti Kejuaraan Tinju Amatir di Banyuwangi, berhasil meraih Juara 1 Kelas 57 Kg Putra. Prestasi tersebut menjadi langkah awal yang menunjukkan bahwa semangat berlatih di GOR sekolah mampu membawa atlet SMAGA bersaing di arena kejuaraan.

Memasuki tahun 2026, prestasi Boxing SMAGA semakin bertambah. Niswa, siswi kelas X, berhasil meraih Juara 2 Kelas 45 Kg Putri pada Kejuaraan Tinju Amatir Piala Kapolres Bondowoso. Garis DY kembali menunjukkan konsistensinya dengan menjadi Juara 1 Kelas 57 Kg Putra pada ajang The Duel Open Match di Surabaya. Di tahun yang sama, Sahlan sukses meraih Juara 1 Kelas 54 Kg Putra, sementara Pandu menjadi Juara 1 Kelas 74 Kg Putra pada Fighting Festival Amatir Boxing di Banyuwangi.

Prestasi-prestasi tersebut menjadi bukti bahwa latihan yang dijalani secara konsisten mampu membawa nama SMAN 3 Probolinggo bersaing dan meraih hasil membanggakan di berbagai kejuaraan tinju amatir.

Bukan Hanya Tentang Ring

Sekilas, boxing identik dengan sarung tinju, samsak, dan pertandingan. Namun, bagi anggota Ekstrakurikuler Boxing SMAGA, setiap sesi latihan menyimpan pelajaran yang tidak selalu terlihat. Mereka belajar datang tepat waktu, mendengarkan arahan pelatih, menjaga disiplin, dan terus memperbaiki diri, sedikit demi sedikit.

Prestasi memang menjadi tujuan, tetapi proses menuju ke sana tidak kalah penting. Setiap pukulan yang dilatih, setiap langkah yang diulang, dan setiap tetes keringat menjadi bagian dari perjalanan membentuk karakter. Bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai pelajar yang siap menghadapi berbagai tantangan.

Saatnya Menulis Cerita Baru

Hari ini nama Garis, Sahlan, Pandu, Niswa, dan teman-temannya menjadi kebanggaan SMAGA. Beberapa tahun lagi mereka akan lulus, tetapi semangat dan prestasi yang telah mereka ukir akan menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya. Kalau kamu siswa SMAGA, khususnya kelas X, yang ingin mencoba pengalaman baru, melatih fisik, membangun disiplin, dan belajar sportivitas, datang saja saat latihan di GOR sekolah setiap Senin dan Rabu pukul 15.30 hingga 18.00 WIB. Siapa tahu, cerita berikutnya tentang prestasi Boxing SMAGA dimulai dari langkah pertamamu.